ads

ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

Sejarah Kelahiran Nabi Muhammad SAW - Pada kesempatan kali ini kami akan membahas banyak hal mengenai peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW. yang di sambut dengan penuh kebahagiaan oleh keluarga maupun masyarakat Mekkah, bahkan oleh ahli kitab dari Yahudi dan Nasrani. Selain itu juga akan kami bahas tetntang kisah perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW. ketika beliau masih kanak-kanak yang penuh diliputi keperihatinan dan kemandirian, hingga menginjak dewasa.


Nabi Muhammad SAW. adalah manusia biasa seperti kita. Beliau mempunyai ayah, ibu, paman, dan kakek. Nabi Muhammad SAW. juga dilahirkan seperti bayi-bayi lainnya. Nabi Muhammad SAW. dilahirkan di kota Mekkah pada hari senin tanggal 12 Rabiulawal tahun Gajah. Hari itu bertepatan dengan tanggal 20 April tahun 571 Masehi. Ketika beliau lahir sudah menjadi yatim, karena ayah beliau telah meninggal dunia saat beliau masih dalam kandungan.

Keadaan Penduduk Mekkah Menjelang Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dikota Mekkah sedang berkembang kepercayaan dan budaya jahiliyah. Kepercayaan dan adat istiadat jahiliyah tentu jelas sangat bertentangan dengan ajaran nabi-nabi terdahulu.


Sebagian besar penduduk Mekkah menyembah berhala, seperti yang dilakukan bangsa Arab lainnya. Setiap suku di Mekkah pun mempunyai berhala masing-masing dan menyembahnya. Akhlak atau tingkah laku penduduk Mekakah pada waktu itu sangat buruk. Keadaan masyarakatnya kacau karena moral sudah sangat rusak. Minum-minuman keras dan mabuk-mabukan sudah menjadi kebiasaan sehari-hari.

Sebenarnya usaha dan perekonomian mereka sudah cukup maju, mereka suka berdagang hingga keluar negeri diantara mereka banyak yang menjadi saudagar (pedagang kaya). Namu, banyak diantara yang menggunakan hasil usahanya itu hanya untuk berjudi, berfoya-foya dan mabuk-mabukan.

Dalam masyarakat Arab terdapat beberapa golongan. Diantaranya adalah golongan bangsawan, yaitu golongan dari keturunan terhormat. Para bangsawan kaya suka memperkerjakan orang-orang miskin yang mereka anggap sebagai budak. Budak itu dapat diperjual belikan layaknya memperjual belikan hewan.

Selain menyembah berhala mereka juga percaya kepada tahayul, misalnya tentang adanya hantu yang berkeliaran di padang pasir. Mereka juga sangat percaya kepada ramalan nasib. Mereka suka mengundi nasib dengan anak panah di depan berhala 'Uzza dan didekat Ka'bah.

Demikianlah keadaan masyarakat Mekkah menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Akhlak atau tingkah laku dan iman mereka sudah sangat jauh menyimpang dari ajaran Allah SWT ang telah dibawa oleh para Nabi terdahulu.

Dalam keadaan masyarakat seperti itulah, Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Beliau dilahirkan di dalam keluarga bangsawan Quraisy yang sangat dihormati dan disegani. Kakek beliau yang bernama Abdul Muthalib adalah bangsawan Quraisy yang dipercaya oleh kaumnya untuk menjaga Ka'bah. Sebuah tugas yang sangat terhormat bagi kaum Quraisy pada waktu itu.

About Bani Amin Soga

Semoga dengan hadirnya web ini, kita sesama anak cucunya Bpk. Amin Soga bisa saling lebih mengenal, lebih deket dan lebih erat lagi dalam jalinan persaudaraan.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top